Mengenal Ciri Al Bina

📑 AL-BINA (الْبِنَاءُ)

Pada pembahasan sebelumnya kita telah menuliskan apa itu al-I’rob (klik: t.me/nahwu_alajurrumiyyah/31), untuk tulisan ini kita akan sedikit meringkas lawan dari al-I’rob yakni al-Bina.

Al-Bina (الْبِنَاءُ) adalah tetapnya akhir kata dalam satu keadaan dan tidak terpengaruh oleh ‘amil.

Al-Bina ada 4 jenis:

1⃣ Mabni diatas sukun, seperti:

مَنْ، كَمْ، …

Contoh dalam kalimat:

– جَآءَ مَنْ قَامَ أَبُوهُ
Telah datang orang yang bapaknya berdiri.

– رَأَيْتُ مَنْ قَامَ أَبُوهُ
Aku melihat orang yang bapaknya berdiri.

– مَرَرْتُ بِمَنْ قَامَ أَبُوهُ
Aku melewati orang yang bapaknya berdiri.

🔎 Perhatikan kata: مَنْ

Kata مَنْ tetap ( mabni ) diatas sukun dan tidak terpengaruh oleh ‘amil jă-a (جَاءَ), roaiytu (رَأَيْتُ) atau huruf khofd/jar ب

2⃣ Mabni diatas kasroh, seperti:

– هَؤُلاَءِ : Mereka
– أَمْسِ : Kemarin

Contoh dalam kalimat:

– جَآءَ هَؤُلَاءِ
– رَأَيْتُ هَؤُلَاءِ
– مَرَرْتُ بِهَؤُلَاءِ

🔎 Perhatikan kata: هَؤُلَاءِ tetap (mabni) harakat akhirnya kasroh tidak terpangaruh ‘amil.

3⃣ Mabni diatas dhommah, seperti:

– مُنْذُ : Sejak
– حَيْثُ : Dimana

4⃣ Mabni diatas fathah, contoh:

– كَيْفَ : Bagaimana
– أَيْنَ : Dimana

[🔊] Semoga tulisan ringkas ini bisa membantu, silahkan diulang-ulang sambil mendengarkan audionya.

📝 al-Ajurrumiyyah
📟 Channel Telegram: t.me/matan_alajurrumiyyah

▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️