Isim-Isim Yang I’robnya Taqdiri

📑 ISIM-ISIM YANG I’ROBNYA TAQDIRI

Perubahan keadaan akhir kata ada 2:

» Lafdzhi (Perubahan yang tampak/terlafadzkan)
» Taqdiri (Perubahan yang dianggap adanya/diniatkan saja)

Berikut isim-isim yang i’robnya taqdiri:

1⃣ Isim Maqshur (مَقْصُورٌ) : Isim yang huruf akhirnya alif lazimah (alif sukun sebelumnya fathah), misal:

الْفَتَى، الْعَصَا، مُوْسَى، الرِّضَا….

Contoh dalam kalimat:

– جَآءَ مُوْسَى
– رَأَيْتُ مُوْسَى
– مَرَرْتُ بِمُوْسَى

Perubahan keadaan akhir kata (i’rob) pada isim maqshur (مَقْصُوْرٌ) baik dalam posisi rofa’, nashob maupun jar semuanya ditakdirkan (مُقَدَّرَةٌ) /perubahannya diniatkan saja, dikarenakan ta’adzdzur (تَعَذُّرٌ) yakni alif tidak bisa menerima harakat selamanya.

2⃣ Isim Manqush (مَنْقُوْصٌ) : Isim yang huruf akhirnya ya lazimah (ya sukun sebelumnya kasroh), misal:

الدَّاعِيْ، الْهَادِيْ، الْوَادِيْ، الْكَافِيْ،…..

Contoh dalam kalimat:

– جَآءَ الدَّاعِي

√ رَأَيْتُ الدَّاعِيَ

– مَرَرْتُ بِالدَّاعِي

Perubahan akhir kata (i’rob) pada isim manqush (مَنْقُوْصٌ):

○ Jika pada posisi rofa’ dan jar harakat akhirnya ditakdirkan (مُقَدَّرَةٌ) / perubahannya diniatkan saja.
○ Jika pada posisi nashob harakat akhirnya ditampakkan (terlafazhkan). (√)

Kenapa pada posisi rofa’ dan jar ditakdirkan saja? Karena atstsiqôl (الثِّقَلُ) yakni orang arab berat untuk mengucapkannya.

Sedangkan ketika posisinya nashob maka harokat fathah ditampakkan karena ringan. (√)

3⃣ Isim yang disandarkan kepada ya mutakallim (ياء المُتَكَلِّمِ) : Kata ganti untuk seorang yang mengajak bicara (laki-laki/perempuan), misal:

كِتَابِيْ، قَلَمِيْ، أَبِيْ، أُمِّيْ، …..
Kitabku, pulpenku, bapakku, ibuku…

Contoh dalam kalimat:

– جَآءَ أَبِي
– رَأَيْتُ أَبِي
– مَرَرْتُ بِأَبِي

Perubahan akhir kata (i’rob) pada isim yang disandarkan kepada ya mutakallim (ياء مُتَكَلِّمِ) baik dalam posisi rofa’, nashob maupun jar semuanya ditakdirkan (مُقَدَّرَةٌ) / perubahannya dianggap ada.

Apa yang menghalanginya untuk dimunculkan?
Karena al-Munasabah (للْمُنَاسَبَةِ) untuk penyesuaian dengan ya mutakallim (dikarenakan ya mutakallim hanya cocok dengan harokat kasrah).

[🔊] Silahkan diulang-ulang lagi audionya, jika ditempat antum ada kajian yang membahas ilmu nahwu, ikuti dan ambil faidah padanya, jangan bersandar kepada channel, artikel dan audio dalam channel sifatnya hanya membantu saja.

Semoga bermanfaat dan tetap semangat, baarokallaahu fiikum.

📝 al-Ajurrumiyyah
📟 Channel Telegram: t.me/nahwu_alajurrumiyyah

▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️