Hukum Qunut Witir

🕌💐 BEBERAPA HUKUM YANG BERKAITAN DENGAN QUNUT WITIR 🕌💐

1⃣. Qunut witir dilakukan kadang-kadang.

Qunut witir itu disyariatkan, tetapi tidak dikerjakan terus-menerus, hanya kadang-kadang dikerjakannya. Karena tidak ada riwayat kalau beliau selalu qunut witir terus menerus.

Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah mengatakan : “Demikianlah sepantasnya untuk meninggalkan doa (qunut) kadang-kadang, sehingga orang awam tidak menyangka kalau doa (qunut) itu wajib.” Fatawa Ulama Al-Balad Al-Haram hlm. 194.

2⃣. Apakah boleh mengangkat tangan dalam doa qunut?

Imam Syafi’i dan Ahmad membolehkan mengangkat tangan ketika berdoa, diriwayatkan Umar, Ibnu Abbas, Ibmu Masud juga. Mereka berdalil dengan keumuman hadits : “Sesungguhnya Allah itu Maha Pemalu dan Maha Pemberi, Dia Malu kalau ada salah seorang kalian yg berdoa mengangkat tangannya, lalu dibiarkan kosong begitu saja. (Tidak dikabulkan).”

Imam Baihaqi meriwayatkan dengan sanad yg shahih, kalau Umar radhiyallahu anhu pernah Qunut setelah rukuk sambil mengangkat tangan dan mengeraskan bacaannya.”
Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah menganggap termasuk sunnah adalah mengangkat tangan ketika qunut.

3⃣. Apakah para makmum mengaminkan doa qunut dibelakang imam?

Ibnu Qudamah rahimahullah mengatakan : Jika Imam mulai membaca Qunut, maka para makmum di belakangnya mengaminkan. Kami tidak mengetahui ada khilaf dalam hal ini. (Al-Mughni 2/584)

4⃣. Apa doa yang dibaca dalam qunut witir?

Imam Syafi’i dan Ahmad menganjurkan membaca doa Qunut yg Nabi shallallahu alaihi wasallam ajarkan kepada Hasan radhiyallahu anhu :

(اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِي فِيمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِي فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِي شَرَّ مَا قَضَيْتَ، إِنَّكَ تَقْضِي وَلا يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ)

Haditsnya dihasankan Al-Albani dalam kitab Sifat Shalat 180.

Lajnah Daimah, Syaikh Ibnu Utsaimin, Syaikh Ibnu Baz rahimahumullah membolehkan ada tambahan doa yg lainnya.

5⃣. Kapan dilakukan qunut, apakah sebelum rukuk atau setelahnya?

Boleh melakukan qunut sebelum rukuk atau sesudahnya, keduanya telah tsabit dalilnya. Imam Bukhari membuat bab dalam Kitab Witir :

“Bab bolehnya qunut sebelum dan sesudah rukuk.”

Dan kebanyakan dilakukan setelah rukuk, sebagaimana Baihaqi menukilkan dari perbuatan Umar radhiyallahu anhu dan selainnya.

📝 Diringkas dan diterjemahkan dari artikel tulisan Abu Abdurrahman bin Hafizh Al-Hadhrami di situs Sahab.net.

https://www.sahab.net/forums/index.php?app=forums&module=forums&controller=topic&id=37525

⏩|| Grup Whatsapp Ma’had Ar-Ridhwan Poso

💽||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo

🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁