Aug
Strategi Kaum Paganisme
Mungkin Anda akan terperanjat jika mengetahui fakta jika pemeluk agama terbanyak di dunia di abad millennium ini adalah kaum pagan, sebuah agama kuno yang diperangi para Nabi dan Rasul Utusan Allah SWT.
Salah satu indikasi hal tersebut adalah dipergunakannya simbol-simbol paganisme, dalam arsitektur rumah ibadah, lafadz doa, hymne atau kidung, ritual, dan sebagainya. Simbol salib misalnya, ini berasal dari simbol persilangan cahaya dewa matahari yang banyak dijadikan tuhan oleh suku-suku kuno dari Mesir (Ancien Egypt) dan Roma hingga Amerika Latin (Suku Maya dan Aztec), dari Jepun (Amaterasu) hingga India (Btara Indra).
Pastor Herbert W. Amstrong, pemimpin Worldwide Church of God yang berpusat di AS yang juga sebagai Editor in Chief majalah Kristen Plain Truth yang bertiras delapan juta eksemplar tiap bulan, dengan jujur mengemukakan bahwa tanda salib memang berasal dari simbol paganisme. Bukan itu saja, Natal yang diperingati oleh Gereja Barat setiap tanggal 25 Desember pun oleh Amstrong dianggap sebagai kelanjutan dari ritual penyembahan kelahiran anak Dewa Matahari (Sun of the God). Sebab itu, Sunday dijadikan hari libur kaum Kristiani. ‘Sun’ berarti ‘Matahari’ dan ‘Day’ berarti ‘Hari’. Ritual pemujaan kaum pagan terhadap Dewa Matahari memang banyak dilakukan di hari Minggu (Sunday).
Pemujaan terhadap Dewa Matahari ini juga bisa dilihat dari arsitektur kota suci Vatikan, pusat Gereja Katolik Barat, di mana sebuah tiang tinggi berdiri di pusat kota suci ini. Obelisk merupakan simbol phallus dan menjadi sentral dari ritual pemujaan terhadap Dewa Matahari. Obelisk ini berdiri di banyak kota dunia seperti Washington DC, Paris, dan juga… Jakarta! (Monas).
Lalu konsep Trinitas sendiri yang oleh kaum Kristiani dianggap sebagai konsep yang sakral juga berasal dari konsep paganisme kuno yang diwakili oleh Semiramis dan anaknya (Pagan Babylonia), Devka dan Khrisna (Pagan India), Isis dan Horus (Pagan Mesir), dan sebagainya.
Ucapan “Amien” yang lazim dilafadzkan setelah doa pun sesungguhnya berasal dari nama seorang Dewa Matahari Mesir Kuno: Amin-Ra (atau orang Barat menyebutnya Amun-Ra).
Peradaban pagan kuno memang telah terkubur bersama peralihan zaman dan juga peperangan demi peperangan. Namun esensi dari kepercayaan banyak tuhan tersebut tidaklah pernah mati, bahkan di abad millennium ini kepercayaan kuno tersebut menjadi kepercayaan yang mendominasi umat manusia, tanpa banyak disadari. Simbol-simbol pagan menjadi simbol-simbol yang paling popular di dunia ini, dan mewarnai seluruh—SELURUH—institusi dunia seperti PBB dan sebagainya.
Bermula dari Iblis
Asal-muasal kaum pagan modern sekarang ini sesungguhnya berasal dari satu kelompok kecil para pengikut iblis (baca Eramuslim Digest edisi “Genesis of Zionism”), di mana sepanjang sejarah awalnya diwakili oleh mereka yang selalu memusuhi dan memerangi para Nabi dan Rasul Allah SWT. Mereka adalah Samiri yang memerangi Musa as. (Amerika pun menyebut dirinya dengan “Uncle Sam”), Namrudz yang memerangi Ibrahim a.s., dan para pendeta Sanhedrin yang memerangi Isa a.s.
Mereka adalah Paulus (Yahudi dari Tarsus) yang mengubah esensi dasar agama Nasrani dari yang hanya sebagai agama kaum Nabi Isa menjadi agama misi ke seluruh dunia. Mereka adalah Abdullah bin Saba’ (Yahudi dari Yaman) yang memecah umat tauhid ini. Mereka adalah Mustafa Kemal Attaturk (Yahudi dari Dumamah) yang menghancurkan kekhalifahan Turki Utsmani. Mereka adalah Terrence E. Lawrence (Yahudi dari Inggris) yang harum namanya di Saudi dan disebut sebagai Lawrence of Arabia. Mereka adalah Snouck Hurgronje (Yahudi Belanda) yang pura-pura masuk Islam dan menggunakan ‘keIslamannya’ sebagai senjata untuk menghancurkan umat Islam Indonesia.
Strategi Hurgronje ini dikenal dengan istilah “Izharul Islam” atau “Pura-Pura Islam” dan sekarang dipakai oleh banyak kaum liberalis, termasuk mereka yang mengaku-aku sebagai kaum liberal Islam yang banyak mempromosikan ide-ide pluralisme (keberagaman), hak asasi manusia, anti kekerasan, kebebasan, dan sebagainya. Jika sekarang ini ada segolongan orang Islam yang mulai terjangkit virus “Pluralitas” maka hal itu sesungguhnya mereka telah tercemar oleh keyakinan pagan, karena seorang Muslim wajib “Fardhu’ain” hanya berpegang pada Tali Allah SWT dan Rasul-Nya.
eramuslim





August 19th, 2009 at 12:01 pm
tulisan anda bagus… tetapi…
isinya adalah meracuni orang yang membaca tulisan anda tentang agama lain…..
karena anda memahami kebenaran dari sisi anda dan tidak menyelidiki kebenarannya seperti apa dan memahami dari sisi yang lain….. jadi cobalah untuk melihatnya dengan obyektif……. karena fanatik berlebihan adalah suatu kesalahan
September 3rd, 2009 at 8:15 am
Menurut saya, fanatik dalam beragama itu perlu. Tidak ada salahnya sama sekali. Karena itu berarti kita melakukan kewajiban dan perintah dalam aga sebaik mungkin. Asal jangan, menafsirkan sendiri. Itu yang salah. Karena kami punya ulama yang bisa diminta penjelasannya tentang kandungan Kitab kami. Terimakasih
September 24th, 2009 at 6:21 am
shalom, memang benar apa yg dikatakan penanggap pertama. kalau kita beragama janganlah terlalu fanatik agar tidak menimbulkan konflik diantara kita. kalau betul anda orang yang beragama, bila anda menegakkan ajaran Taurat, Injil dan Al Quran. ( Al Maaidah 68). bagaimana dengan anda?
September 25th, 2009 at 3:37 pm
GA BERMUTU TULISAN LU……….!!!
HOAX TUH SEMUA……!!!!!
LU YG BODO MAU AJA DITIPU ULAMA SESAT… HAHAA….
SAMA ALIRAN DENGAN FPI … SESAT …
KAUM MUSLIM AJA BENCI DENGAN FPI…
BODO!!
September 25th, 2009 at 3:40 pm
DAN KL LU FANATIK ALIRAN SESAT, BERARTI LU JUGA SETUJU DENGAN YG NGEBOM DI INDO…
BIAR LU TAU…YG MALU ITU INDONESIA SENDIRI.. NEGARA DENGAN PEMELUK AGAMA ISLAM TERBANYAK….. BUKAN MARRIOT NYA… ATAU AMRIK NYA…
YG KALIAN LAKUKAN GA ADA HUBUNGAN DENGAN MEREKA…
KALO HEBAT, BOM SANA AMERIKA…. JANGAN INDO… BODO
MATI AJA SANA LU..
GA BERMUTU THREAD INI…
September 28th, 2009 at 1:27 pm
kenapa dengan fanatik? Fanatik seperti apa yang harus kita jalani. Anggap saja anda beragama non muslim, lalu ada yg mengejek agama anda? anda akan marah atau tidak? Kalu tidak? apakah itu berarti anda tidak fanatik? Dan kalau anda marah, apakah itu berarti anda fanatik? fanatik dalam beragama itu adalah membela apapun yang terjadi pada agama kita.Kalau kita masa bodo dengan agama kita, buat apa kita beragama? Apa artinya menjalani perintahnya?
konflik seperti apa yg anda maksud? kalau masalah mengebom? itu menurut saya bukan fanatik, itu adalah penaggapan ajaran agama secara salah. Secara membabi buta. Kalau memang fanatik itu harus menyakiti org atau agama lain, tentu rasulullah telah memerintahkannya. Tetapi tidak, beliau hanya berpegang pada “UNTUKMU AGAMAMU dan UNTUKKU AGAMAKU”
saya rasa anda harus bisa membedakan istilah fanatik dalam beragama, karena dengan itu, kita dapat menjalankan ajaran agama dengan baik.
September 28th, 2009 at 1:29 pm
Maaf kalau itu membuat anda benci dengan tulisan diatas. Lebih baik kita lebih memahami ajaran kita masing2. Kalau anda berkomentar, berikan komentar yang membangun
September 28th, 2009 at 1:32 pm
siapa yang mengatakan fanatik dengan aliran sesat? Kalau anda beragama non muslim, tolong anda baca sedikit saja dan cari ayat mana yang mengajarkan manusia untuk mengebom org lain? Tidak ada, itu hanya salah kaprah menterjemahkan ajaran agama?
Apa anda fikir tidak ada ajaran agama lain yang juga memiliki penganut yang sesat? Hampir setiap ajaran agama ada? lalu apakan kita mengglobalkan bahwa semua agama sesat?
November 10th, 2009 at 9:14 pm
salam wal jihad…
eh goblok!! elo yang pagan!!!!
lo yang Izharul Islam..
gara gara org ky lo islam yg mustinya rahmatan lil alamin..
sekarang rusak krn di cap agama brutal..
bnyk org jdi pd dendam..
“ndablek lo!!” susah yah ahli kitab… ga tau esensi tauhid sejati..
trus ap lo bilang?
amien = amien ra?
ni tulisan lo : (Ucapan “AMIEN” yang lazim dilafadzkan setelah doa pun sesungguhnya berasal dari nama seorang Dewa Matahari Mesir Kuno)?????
GOOOOOOOOBLLOOOOOOOOOKK!!!!!!!!
lo mikir deh sebelum berbicara..
tafakur dulu.. mulut asal ucap aj..
kata “amin” itu artinya jadilah kehendakmu…
tolol..
alif – mim -nun = (lo pahamin dulu per huruf.. rasul buat sesuatu nda sembrono.. kaya lo!!)
kata2 “amin” itu trans kultur dri bangsa2 arab.. ibrani, filistin, yahudi,mesir dll.. dan uda punya arti serupa. dri jaman nya anbiya ibrahim,,,
makanya jangan asal jeplak…
gw tau dan ainul yakin klo niatan lo nulis postingan ini krn..
lo mau mencap freemasonry ke org2 dgn sembrono..
ato lo mo ngasih tau bhwa lo mengetahui keberadaan konspirasi freemason di sekitar qta… (iya kn?!/ intinya lo merasa cerdas.. dan itu nafsu tolol sma kya gw yg nafsu ngomong tolol sma lolantaran lo yg ngerusak agama gw.. (makanya lo gw perangin))
lo meraung2 kaya keledai..
tpi lo ga sadar 1 hal..
lo jga yg jdi slh satu motor utama freemason bwt ngancurin dunia,,
mrk nge-gunain kegoblokan2 org2 semacem lo…
(jdi mikir dong… yg di peralat syp)
yg secara sembarangan ber-fatwa… dan brani – braninya lagi berlatar blakang islam,,,
akhirnya rusak kan…
GOOOOOOOOBLOOOOOOOOOOOOOKKK!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!…
dongo lo sepenuhnya…
solat makanya mas yg bener.. 5 waktu ngadep kiblat.. yg khusu’..
jgn kebanyakan mikir yg engga – enga.
setan itu aql… bukan ahlaq… bukan fikir…
(ga ngertikan lo?! )
salam…
November 11th, 2009 at 8:21 am
terimakasih atas hujatannya dan makian saudara. jika anda memnag bisa beragama dengan baik dan memang pembela agama islam dengan menggunakan nickname “JIHAD” mestinya anda bisa menggunakan kata-kata yang sopan. Apakah rasul pernah mengajarkan hal itu. memaki dan menghina. Dengan sikap anda yang seperti itu. justru banyak umat islam yang dihujat kembali. bicaralah yang sopan. Dan pasti saya akan dengan senang hati menerima masukan anda. bagilah ilmu saudara kepada saya yang bodoh ini.
Dan mengenai artikel diatas, anda bisa melihatnya bahwa saya menggunakan referensi dari eramuslim.com. saya pernah bertanya mengenai kata “amien” itu. itu bukan ditujukan ke umat islam, tetapi sedikit dibelokan ke arah dewa2 kaum pagan. Terimakasih
November 19th, 2009 at 5:22 pm
Terlepas dari artikel di atas. Yang jelas, orang yang beriman pada Tuhan sesungguhnya tidak akan pernah menggunakan cara2 kasar atau kotor… baik dalam berucap atau berperilaku… Semoga Allah memberikan ampunan dan hidayah-Nya pada kita semua.
November 20th, 2009 at 8:10 am
hmm……….. bener juga untuk saudara SayaMuslim. Sesungguhnya kita memang harus menasehati orang dengan cara yang baik. Mohon maaf, kalau saay salah. dan terimaksih atas komentarnya
November 27th, 2009 at 1:36 am
artikel d atas apa salahnya?
tdk semua islam fanatik identik dengan kekerasan dsb, yg ada hanya orang yg ingin melampiaskan hawa nafsu dengan mengambing hitamkan agama
December 3rd, 2009 at 12:24 am
::senyum::
saya rasa tidak ada salahnya anda menuliskan artikel itu. kita hanya perlu kembali kepada esensi dari persepsi kita masing”. jadi tidak perlu kita menjelekkan agama satu dengan agama lain. kita sudah dewasa bisa memilih mana yang baik dan mana yang buruk. kita kembalikan lagi ke diri kita. tiap agama pasti ada tujuannya. apalagi saya juga seorang muslim. jelas saya tahu agama saya adalah agama yang fitrah. tapi saya juga tidak mengunderestimatekan agama” lain.
buat saudara “JIHAD’ dan “Andi”, setahu saya Rasul saja tidak pernah membalas ungkapan orang yang sudah menghinanya dengan kata” seperti itu.
mungkin penulis artikel ini hanya mengungkapkan saja apa yang ada dipikirannya. kalau ada yang salah wajar, dia seorang manusia. maka kewajiban kita sebagai sesama, adalah untuk memaafkannya.
saya juga minta maaf pada semuanya. kalau ada kata” saya yang tidak berkenan.
December 24th, 2009 at 5:13 pm
::piss::
December 25th, 2009 at 12:02 am
asssalamualakum….islam adalah agama rahmatan lil alamin….saya setuju dengan artikel di atas pak…maju terus buat artikel yang lebih bagus….la illah ha illahlah
December 26th, 2009 at 4:33 pm
Bagi saya artikel ini menarik. Kalau ada yang tidak suka biasa dan sabar saja (kayaknya anda sudah sabar walaupun dicaci maki).
December 28th, 2009 at 8:51 am
terimakasih atas komentarnya saudara chibi. dukung saya supaya bisa terus eksis. amin
December 28th, 2009 at 8:52 am
terimakasih atas komentarnya saudara no name. dukung saya supaya bisa terus eksis dan tetap dijalannya. amin
December 31st, 2009 at 4:32 pm
Maaf mas numpang lewat, saya orang non-muslim tapi saya sangat menghormati orang muslim sepenuhnya, karena saya tinggal di negara ini dan saya merasa orang2 muslim di sekitar saya slalu menghargai saya begitu pula dengan agama saya. tetapi saya sangat menyayangkan begitu saya membaca tulisan diatas, karena tulisan tsb para kaum non-muslim akan merasa dilecehkan, seharusnya anda juga sadar sebelum menuliskan artikel ini. agama anda akan di cap sebagai agama yang senang menyudutkan agama lain. tapi tak apalah toh tidak semua orang muslim terlalu munafik seperti anda. maaf kalau tersinggung tapi ini hanyalah sebuah pendapat saja. dan saran saya jangan anda sekali2 membuat tulisan seperti ini lagi, karena kita hidup di indonesia dengan 5 agama lain, jadi seharusnya kita jangan saling menyudutkan, tetapi harus saling membantu 1 dan lainya. trima kasih.. ::senyum::
January 2nd, 2010 at 2:27 pm
ada jurang yang sangat lebar antara muslim dgn katolik/protestan. Teologinya, mpe kiamat juga gkan ketemu. lebih baik masing-masing dari kita “untukmu agamamu untukku agamaku” biarlah semua diselesaikan di pengadilan akhirat.
January 2nd, 2010 at 2:35 pm
seperti kita dari kecil dah makan nasi, dah merasa enak dengan itu, diganti nasi ma yg lain, muntah-muntah kita, padahal belum tentu nasi makanan pokok yang paling baik buat kita.. mestinya buat kita (muslim/non) setiap ada fakta baru tentang agama kita, ya kaji aja jgn mpe marah2 ga karuan, lihat sisi kebenaran atau kesalahannya, sehingga kita semua menjadi semakin yakin atas agama yang kita anut..
January 7th, 2010 at 8:17 am
Terimakasih komentarnya untuk saudara Aerle. Maaf bila kami menyinggung agama anda atas artikel diatas. Tetapi bila menyangkut agama. memang pasti ada benturandari teman2 yang beragama lain. Tetapi jika anda mengatakan saya munafik, silahkan saja. Tapi coba anda tolong, carilah website atau blog yang mencemarkan agama islam. Apa pendapat anda… apa anda akan mengatakan mereka juga munafik?? Silahkan… anda cari. Dan lihatlah bagaimana mereka mencemooh agama kami… sangat tidak mempunyai rasa kasih dan sayang…..
January 7th, 2010 at 8:26 am
Terimakasih atas komentarnya saudara yunus. Memang dari dasarnya sudah berbeda. tidak akan ketemu sampai kapanpun.
January 18th, 2010 at 1:53 pm
sebagai muslim seharusnya kita memperdalam agama kita, kualitas hidup kita, tingkat pendidikan dan derajat kita biar bisa menghadapi orang-orang yahudi disana yang sangat agresif…bukan sekedar mencari simbol-simbol sejak zaman prasejarah memang sudah ada untuk dijadikan bahan ketakutan, kebencian dan kekhawatiran yang berlebihan.
yang penting bagi muslim adalah menjalankan perintah NYA dan menjauhi laranganNYA dan semuanya sudah ada di Alquran n Hadis. jadi please….jangan menjadi orang yang paranoid…. sadar men….orang udah pergi kebulan…masa masih berkutat sama simbol2 yang sesungguhnya kekuatan mereka bukan ada di simbol tapi di kualitas pribadi masing-masing…
yang penting kita beriman ke pada ALLAH SWT, mengikuti sunnah nabi, belajar hukum islam dan fiqh, belajar ilmu yang ada didunia ini utuk menguasai dunia ini….jangan cuma menebak-nebak arti dari simbol.
AYO MUSLIM DI DUNIA TINGKATKAN KUALITAS MU…USIR YAHUDI
January 18th, 2010 at 1:53 pm
sebagai muslim seharusnya kita memperdalam agama kita, kualitas hidup kita, tingkat pendidikan dan derajat kita biar bisa menghadapi orang-orang yahudi disana yang sangat agresif…bukan sekedar mencari simbol-simbol sejak zaman prasejarah memang sudah ada untuk dijadikan bahan ketakutan, kebencian dan kekhawatiran yang berlebihan.
yang penting bagi muslim adalah menjalankan perintah NYA dan menjauhi laranganNYA dan semuanya sudah ada di Alquran n Hadis. jadi please….jangan menjadi orang yang paranoid…. sadar men….orang udah pergi kebulan…masa masih berkutat sama simbol2 yang sesungguhnya kekuatan mereka bukan ada di simbol tapi di kualitas pribadi masing-masing…
yang penting kita beriman ke pada ALLAH SWT, mengikuti sunnah nabi, belajar hukum islam dan fiqh, belajar ilmu yang ada didunia ini utuk menguasai dunia ini….jangan cuma menebak-nebak arti dari simbol.
AYO MUSLIM DI DUNIA TINGKATKAN KUALITAS MU…USIR ZIONIS
June 1st, 2010 at 11:44 am
asskum…
sebenarnya saya baru tau tentang paganisme 1hari yang lalu.makannya saya coba cari tau lewat mbah google.Tapi ko’ komen sahabat2 diatas tidak seperti yang saya harapkan ya???? Saya kira teman2 bisa menghargai pendapat satu dengan yang lainnya. Akan tetapi jika teman2 tidak menyukai komen saya ini, ya sudah. Bagi saya islam is the best dan yang pastti saya mencintai islam dan juga para umat rasulullah….
Cintailah kedamaian sebagaimana kamu mencintai agamamu….
wasskum…
June 1st, 2010 at 2:56 pm
Assalammualaikum bagi yg muslim……….
No salam untuk yg non Muslim
Kiamat sudah hampir dekat………..
Bagi saudaraku yg sesama Islam, pantaskah kalian disebut muslim, koreksi dolo………
Bagi yg Non Muslim, coba kalian pikir untuk apa keberadaan kita (manusia) didunia ini
Gw yakin pasti banyak berbagai jenis orang yg membaca posting ini
entah itu yahudi kristen budha dan berbagai penganut ajaran baru
Buka akal kalian!!!!!!!!!!!!!!!!!
July 11th, 2010 at 5:40 am
menarik sih tulisanya tetapi kata kata nya sangat membahayakan jiga orang yg membacany imannya tidak kiat maka iya akan mengikuti aliran seperti ini!!!!! apakah ini mendoktrin?
July 25th, 2010 at 7:36 am
Assalamu’alaykum
saya suka dg artikel anda,, setidaknya itu bisa menambah pengetahuan dan wawasan.
memang sekarang ini penganut paganisme makin banyak termasuk di indonesia yg katanya mayoritas muslim.
semoga dengan artikel ini semakin menjadikan kita berhati-hati dan semakin membuka mata kita untuk hanya beribadah kepada Allah saja dengan tidak menyekutukanNya dengan apapun.
Janganlah kita sesama muslim saling menghujat, dan hendaklah berkata dengan sopan.
Perpecahan merupakan dambaan para setan dari golongan jin
dan manusia, karena setan-setan manusia dan jin tidak menyukai para ahli kebaikan bersatu padu, mereka menginginkan perpecahan, karena mereka tahu persis bahwa perpecahan itu akan menghilangkan kekuatan yang hanya bisa dicapai dengan iltizam dan ittijah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Hal ini
ditunjukkan oleh ayat-ayat berikut:
“Artinya : Dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu
menjadi gentar dan hilang kekuatanmu”[Al-Anfal : 46].
“Artinya : Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan
berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka.” [Ali Imran:
105]
“Artinya : Sesungguhnya orang-orang yang memecah belah agamanya dan mereka
(terpecah) menjadi beberapa golongan, tidak ada sedikitpun tanggung jawabmu
terhadap mereka.” [Al-An'am : 159]
“Artinya : Dia telah mensyari’atkan bagi kamu tentang agama apa yang telah
diwasiatkanNya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim,
Musa dan Isa yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah
tentangnya” [Asy-Syura : 13]
Allah Subhanahu wa Ta’ala telah melarang kita bercerai berai dan menjelaskan akibatnya yang mengerikan. Dan yang wajib bagi kita adalah menjadi satu umat dan satu kalimat. Sebab, perpecahan berarti merusak dan memecah kekuatan serta melahirkan kelemahan umat. Adalah para sahabat radhiyallahu a’nhum, walaupun terjadi perselisihan antar mereka, tapi tidak sampai terjadi
perpecahan dan permusuhan.
Wallahu’alam
Jazakallahu khoir
Assalamu’alaykum
August 5th, 2010 at 5:06 pm
assalamu’alaikum wr wb
sesungguhnya islam mengajarkan berkasih sayang,dan tidak saling sombong menyombong.Artikel diatas bermaksud mengamalkan ilmu yang bermanfa’at,bukan maksud melecehkan agama lain.bila ada kata2 dr artikel trsbt yg kurang baik,itu bkan berarti penulisnya salah,tp wawasannya yang masih kurang,karena kesempurnaan itu datangnya hanya dr Allah.dengan cara inilah salah satu berjihad dalam islam,ingatlah ghazul fikri menyerang diseluruh dunia.meski rasulullah mengatakan “untukmu agamamu dan untukku agamaku” bukan berarti kita tak peduli dengan agama lain dan orang yang belum mendapat hidayah.itulah dakwah yang mana sebagai muslim memang tugas kita meneruskan perjuangan rasulullah.
wassalam
August 6th, 2010 at 11:37 am
Asslamu’alaikum….
buat anda yang menggunakan nickname “JIHAD” bukankah anda bilang Islam adalah agama Rahamatan Lil Alamin….(tolong dipahami kalimat itu)…
kalo memang anda seorang muslim sejati anda tidak akan berbicara seperti itu, sperti orang yang tidak punya akhlak, kritiklah dengan kata2 sopan! secara tidak langsung andalah yang mencemoohkan islam, merendahkan saudara semuslim…
sebenarnya yang hanya menggunakan nafsu itu anda sendiri bukan penulis artikel diatas!!
belajarlah berkata seblum anda berbicara, belajarlah baca tulisan anda, sebelum orang membacanya…..
tidak ada yang pintar didunia ini, karena itu kita diwajibkan untuk terus belajar dan belajar…buat anda yang sudah merasa pintar tolong bagikan ilmu dan pengetahuan anda dengan kata, dan kalimat yang baik dan bersahaja…:))
buat penulis……
teruskan artikel anda saya tunggu artikel anda tentang islam yang baru….
sampaikanlah walau satu ayat…
Wassalamu’alaikum..
August 6th, 2010 at 2:22 pm
buat yang merasa dilecehkan agama ny jgan lah kalian pada menggerutu. karena dalam menegakkan ajaran agama yang merasa
assalammu’alaikum buat semuanya tak terkecuali non muslim
benar tak ada yang namanya pandang bulu,setiap orang akan merasa agamanyalah yang paling benar.memang kehidupan di indonesia antarpenganut beragama hidup saling berdampingan dan saling menghormati serta menghargai,tp tidak berarti mereka cuek begitu saja.diantara mereka pasti sangat ingin mengembangkan ajaran agamanya.itulah tugas yang harus kita jalani di mungka bumi ini sebagai khalifah…dan jangan mementingkan dunia semata..ingatlah kehidupan di akhirat…seperti yang dikatakan saudara “ARDHAN” td “SAMPAIKANLAH WALAU 1 AYAT” ilmu yang berguna jgn di pendam, karena salah satu pertimbangan yang akan kita bawa ke akhirat adalah amal dari ilmu yang bermanfa’at.
wassalam
August 10th, 2010 at 5:42 am
sempurnakan keislamanmu,baru kalian boleh bicara tentang iman, islam dan akhlak. niscaya kata2mu akan menjadi hikmah dan mauidzah hasanah bagi makhluk entah yg bernama manusia, atau jin sekalipun. mereka akan ditundukkan kepadamu.
August 13th, 2010 at 3:00 am
Apapun yang saudara tulis demi tegaknya SYIAR ISLAM sampai darah saya keluar pun akan saya dukung.,tetapi kalo saudara mempunyai niatin lain.,sesungguhnya ALLAH SWT Maha Mengetahui.,
jika sudah berdebat tentang masalah keyakinan sampai lebaran sapi pun tidak akan pernah tuntas.,
memang ada 1 kewajiban kita yang mesti kita laksanakan.,yakni ” Sampaikanlah walau hanya satu ayat.”
jangan takut untuk menyebarkan kebenaran walaupun kita dianggap sebagai orang MUNAFIK.,sok suci.,dihujat.,dicaci atau apalah.,ALLAH SWT adalah sebaik”nya Maha Pelindung.,
kita lihat.,siapa yang akan tersenyum sebagai pemenang kelak.,kita atau mereka…????
August 23rd, 2010 at 6:45 pm
salam perdamaian. maaf pad dasarnya mempertentangkan dua atau lebih dasar pembenaran yg berbeda itu sangat tidak mudah. itulah sebabnya rosulullah melarang perdebatan mengenai tauhid( surah al kafirun) sehingga patutlah kiranya kita lebih bijak dalam membawa masalah ini ke ranah publik semacam ini. krn alih2 kita dpt menyampaikan kebenaran mnurut kita yg terjadi justru perseteruan antara kita dan saudara2 non muslim. bukan tidak harus menyampaikan kebenaran tp mohon kaji kebenaran itu sndiri trlebih daulu kmudian bijaklah dalam penyamaian ke ranah sosial zone. maaf ga brmaksud nasehatin tp mohon di pertimbangkan
August 23rd, 2010 at 6:47 pm
maaf tambahan maksud saya larangan rosulullah beliau ucapakan setelh beliau menerima wahyu surat al kafirun.
August 23rd, 2010 at 7:02 pm
masukan buat mas aerie: paganisme hadir karena kebutaan penduduk primitif akan keilahian sbagaimana agama2 ibrahim. awalnya simbol ataupun ritual pagan murni ditujukan sbagai wujud penyembahan kpd penguasa alam ( perlu di ingat mereka tidak/ belum mengenal Tuhan nya ibrahim as.) tidak kah menurut anda itu merupakan niatan baik( walaupun tdak dgan cara sprti yg kita yakini)? jd menurut sy paganisme dan paganus( kaum pagan sebelum ajaran ibrahim as)harus di bedakan scara substansi terlebih dahulu spy objektif. mengenai fanatisme: saya setuju fanatisme itu perlu. hanya fatisme yg di barengi dengan beranggapan orang lain itu salah itu ga perlu sama sekali. tidak ada satu makhlukpun yg berhak melaknat mapaun mengkafirkan orang lain kecuali Allah SWT itu sendiri. maaf saya beranggapan tulisan anda walaupun memiliki referensi sahih, masih terdengar profokatif. terimakasih
August 23rd, 2010 at 7:08 pm
koreksi: maaf buat mas arie, comentar saya tujukan buat penulis artikel di atas. terima kasih
September 2nd, 2010 at 5:13 am
terimakasih kepada penulis,saya baru tau ada istilah paganisme dan saya baru tau apa itu paganisme, seperti apa paganisme itu…hal ini semakin menambah wawasan saya,,,sekali lagi terimakasih,,,smoga sukses slalu,,,dan tetap berkarya,,,,
September 5th, 2010 at 9:21 pm
Pada dasarnya sebenernya semua agama itu cuman bikinan manusia, krn semua manusia butuh sesuatu untuk dipercaya dan sekaligus sebagai tempat CURHAT.
Padahal manusia itu adalah creature yg tertinggi di jagad raya ini, that’s why manusia dibekali dengan berbagai “kekuatan” yg serba komplit…dan sudah menjadi dasar manusia itu suka meminta (dari bayi) sehingga jarang manusia yg sadar bahwa mereka sebenernya bisa “apapun” kecuali manusia2 sukses yg ada disekitar kita.
Sebagai bukti coba kita liat manusia sukses itu sendiri pasti mereka mempunyai “rasa percaya diri” yang lebih daripada yang lain dan yg pasti mereka tidak suka “meminta” krn mereka sudah “sadar” bahwa semua sifat2 Tuhan sudah ada dalam dirinya…it means kumplit coy…